
Gaun tersebut didisplay di jendela department store Liberty London, kejuaraan Wimbledon, dan duta besar untuk model prototype high-tech Sony Ericsson. Gaun tersebut dapat mengkoneksikan pengguna ponsel via teknologi Bluetooth dan bercahaya ketika ponsel bordering. Davies, siswa London College of Fashion, mendesain panjang gaun hingga ke lutut dan tanpa lengan sebagai bagian project sekolah untuk eksplorasi penggabungan teknologi dan fashion. Davies sendiri sebenarnya telah terinspirasi karena user yang tidak bisa mendengar suara telepon di pub atau bar atau tempat ramai sebagainya.
Sinyal yang menangkap Bluetooth hadir dalam untaian cahaya kecil, dengan hiasan berwarna putih di satu sisi gaun dari bahu hingga pinggul. Untuk gaun ini belum ada informasi kapan akan dirilis di pasaran.
sumber: beritanet.com
No comments:
Post a Comment